Sunday, April 6, 2008

Technical information

1. FORMULASI ENZIM
Protein dengan komposisi BM 105 – 107 sebagai katalis (pada berbagai sistem biologis atau reaksi kimia (biokimia) yang spesifik), contohnya adalah: AMILASE, TRIPSIN dan UREA.
Enzim biasanya hanya mengkatalisa satu jenis reaksi atau molekul.
Klasifikasi sesuai dengan tipe reaksi berdasarkan gugus substrat yang diserang:
a.Oksida reduktasa : berperan dalam reaksi oksidasi reduksi
b. Transferasa : berperan dalam reaksi pemindahan gugus tertentu
c. Hidrolasa : berperan dalam reaksi hidrolisis
d.Liasa : mengkatalisa reaksi adisi/pemecahan ikatan rangkap 2
e. Isomerasa : mengkatalisa reaksi isomerisasi
f. Ligasa : mengkatalisa reaksi pembentukan ikatan dengan bantuan pemecahan ikatan dalam ATP (suatu pirofosfat)

2. PERBEDAAN ENZIM DENGAN KATALIS ANORGANIK
(WONDER berbanding dengan DETERGEN pada umumnya) :

ENZIM mempunyai derajat spesifitas tinggi dan dapat membedakan antara enantiomorf satu dengan yang lainnya.

Pertambahan suhu dapat menyebabkan melambannya kecepatan reaksi yang diakibatkan oleh terdenaturasinya enzim itu.

Enzim dapat dihancurkan melalui perubahan PH yang tajam.
Enzim dapat menetralkan ion-ion logam berat (polutan) yang konsentrasinya rendah.

3.RAMAH LINGKUNGAN

Proses HABER BOSCH
proses industri untuk pembuatan AMONIAK yang dapat digunakan terutama untuk
membuat pupuk dari N2 Atmosfer dan HNO3
Urea bisa juga didapat/ditemukan didalam produk akhir metabolisme dalam berbagai jenis hewan/ air seni

No comments: